Postingan
Untuk D.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
D. Untuk semua doa baik yang kau kirim Malaikat meniupnya, melangit. Juga semua pinta mulia yang kau sulam Tuhan tak menjadikannya rumit. Tapi D, Ringankan bebanmu Tegaklah pundakmu Cukupkan risaumu Kejarlah bahagiamu Bahagiamu. Hanya kau yang mampu. Hanya kau yang tau. 14.12.17 Dari aku, yang kau temui sebelum belokan itu.
Tanggal Dualima, Jadi Inget Dia!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Assalamualaikum, November. Di hari-hari terakhirmu yang lebih sering basah -atau bahkan banjir- semoga Allah senantiasa ridho. Agar berkah, amin. Pagi-pagi di hari Sabtu 25 November ini saya sudah siap di sekolah. Bukan untuk jadi guru, cuma ikut ke sekolah tempat ayah saya mengajar untuk satu dua urusan. Suasana di sekolah sudah ramai, guru-guru berseragam batik putih motif hitam yang berseliweran mempersiapkan upacara rutin peringatan hari guru. Tawa riang murid-murid, juga derap kaki mereka yang sibuk berkejaran menunggu upacara dimulai. Disela-sela kegiatan saya di sini, alunan musik bertema 'Terima Kasih Guruku' mengalun dan serta merta mengingatkan saya pada sosok Bayu, murid saya di Sekolah Indonesia Johor Bahru. Sosok Bayu yang selalu patuh dan hormat pada guru dan berterimakasih atas apa yang diajarkan oleh guru. Saya tau Bayu sangat menghargai guru. Dari caranya berbicara, berperilaku di kelas dan lain sebagainya. Memang Bayu tergolong anak yang pendiam. Tidak...
Belajar Bersama Gen Z!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Assalamualaikum readers! I wish a happiness for you and for your heart. Amin. Nampaknya istilah 'Gen X, Y, dan Z' sudah tak asing lagi di telinga. Saya sendiri sering mendengarnya lewat tv dan berbagai media sosial yg kerap saya kunjungi. Gen XYZ sendiri merupakan singkatan dari Generasi X, Y, dan Z. Apasih maksudnya? Nah, dari hasil surving saya dapati bahwa yang dimaksud dengan generasi XYZ adalah mereka yg lahir dari tahun 1990-2000. Para ahli memang berbeda-beda pendapat dalam menentuan rentang tahun tiap generasi. Tapi sejauh yang saya baca, perbedaannya cukup dekat. Satu yang pasti jika membahas pengertian generasi X, Y, dan Z adalah mereka yg sejak lahir telah akrab dan dikelilingi oleh kemajuan teknologi. Dikatakan juga bahwa generasi ini jauh lebih aktif, kreatif, dan inovatif. Setidaknya inilah yang paling mudah dipahami. Untuk info selengkapnya, sila kunjungi Google ya. *hehe Terus apa hubungannya generasi ini dengan kegiatan belajar-mengajar yang dibahas sebelu...
Menemukan Alasan Menjadi Guru
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Do what you love, and love what you do –Ray Bradbury Saya termasuk orang yang setuju dengan quotes di atas. Quotes yang sering saya dengar di televisi maupun saya baca di buku-buku. Melakukan apa yang kita cintai, dan mencintai apa yang kita lakukan. Kehidupan, cita-cita, dan masa depan hanya sesederhana itu kalau kita simpulkan. Saya yakin, seseorang yang berhasil menjalankan pepatah di atas maka ia akan menjadi orang yang bahagia. Lahir dan batinnya. Dua posting-an saya sebelumnya sudah menceritakan bagaimana saya sampai di titik ini. Titik dimana saya melangkah sebagai perempuan ‘dewasa’. Tidak lagi ada aturan sekolah yang membimbing setiap langkah. Tidak lagi terdengar petuah-petuah guru atau dosen tentang bagaimana menjalani kehidupan. Di sinilah saya sekarang, berjalan menelusuri ladang kehidupan. Lalu apakah saya mendapati ladang yang tepat? Yang telah saya cintai sebelumnya? Dan apakah saya cinta melangkahkan kaki menapaki jengkal demi jengkal dalam ladang itu? ...
Mencari Alasan Untuk Jadi Guru
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
“ Hidup Sekali Hiduplah Yang Berarti” Semasa saya menempuh pendidikan menengah pertama, saya sangat akrab dengan pepatah atau semboyan di atas. Semboyan yang menjadi visi di tempat saya belajar dan selalu dielu-elukan setiap hari. Tapi ya begitu, kala itu saya hanya seorang santri biasa yang kurang paham hakikat makna dari semboyan kami itu. Dibaca dan berlalu begitu saja. Di tahun ketiga sekolah menengah akhir, saya dipusingkan dengan persoalan ‘ mau kuliah dimana dan ambli jurusan apa’. Di sinilah semua bermula. Saya sedang geruntelan di kasur asrama dengan teman-teman sekamar. Kami sedang membicarakan hal yang serius waktu itu. Lebih tepatnya, teman-teman saya sudah sangat serius memikirkan masa depan sedangkan saya sendiri masih bingung, hehe. Salah satu teman saya –yang paling dewasa pemikirannya- bertanya “ kamu pengennya jadi apasih?” saya hanya menjawab dengan ‘hmm’ dan ‘haha hehe’ panjang. Dengan sabar dan telaten, teman saya menjelaskan. “Coba deh, dipikirin mulai s...