Postingan

Menampilkan postingan dengan label cinta

Puisi Yang Sederhana

Puisi selalu sederhana Yang rumit itu rindunya; boleh tidak, berbalas tidak. Puisi selalu sederhana Yang pelik adalah cintanya; kepada siapa, berbalas tidak. Ah, kadang rindu dan cinta pun sederhana rindu ya rindu saja, cinta ya cinta saja. Sederhana. Tapi; Itu buta namanya.

Kisah Penantian 40 Tahun

Bismillahirrohmanirrohim. Di ujung pekan yang seharusnya saya gunakan untuk merampungkan penyususnan soal UTS, saya malah terngiang kisah cinta Najmuddin. Sebuah kisah yang hendak saya bagi sejak minggu lalu. Yang selalu saya tunda-tunda tiap hendak menuangkannya dalam tulisan. Betapa, kebiasaan yang buruk. Jadi, selamat menyimak cerita malam minggu ini! J Kisah Penantian 40 tahun Namanya Najmuddin. Seorang panglima perang pembela Islam yang berjaya di Irak. Sosoknya yang tampan  dan gagah membuatnya menjadi idaman para wanita. Selain ketampanannya, keshalihan dan prinsip hidupnya yang mulia semakin membuatnya menjadi idola. Ia biasa ditemui dalam kajian-kajian keislaman di saat Ia tak pergi berperang. Duhai, kepribadiannya sungguh memesona. Namun sayang, seorang Najmuddin tak kunjung menikah hingga usianya menginjak 40 tahun. Pada suatu kesempatan, bertanyalah salah seorang gurunya. “Wahai Panglima! Ada puluhan lamaran yang datang kepadamu. Dari ulama-ulama shol...

Yang Membuat Gila

Tuan, di luar sana orang ramai bicara cinta Soal bagaimana menunggu, juga tentang menyulam rindu Sedang aku di sini ingin bertanya Perihal yang dikata bisa membuat gila Yaa cinta itu Bolehkah kunamai cinta saat pertemuan tak temu percakapan tak bahasa juga seulas senyum yang tak jua terulum /tapi aku mencintaimu/ /pun sangat merindukanmu/ Lalu cinta kah ia ketika nama tak abjad rupa tak wujud juga hadir yang tiada /tapi aku mencintaimu/ /pun mendoakanmu selalu/ ?

Tanda

Tanda. Binar mata/ Rona pipi/ Rekahan senyum/ Degup jantung(?) Mana di antaranya Yang paling Mengisyaratkan adanya Aku jatuh hati(?) 200517