Postingan

Menampilkan postingan dengan label hari puisi

Sebenarnya

/1/ Manusia tidak pernah diciptakan untuk berbohong. Lihat saja; rona wajah memerah, manik mata berpendar, senyum yang mekar. /2/ Manusia tidak pernah diperintah untuk berpura-pura. Perhatikan saja; alis bertaut, pandangan ragu, bibir yang resah. /3/ Manusia tidak pernah diminta untuk berbohong. Dengarkan saja; jantung berdegup, hati berbisik, rasa yang buncah. /4/ Aku tidak pernah berbohong Jika saja kau ada waktu; untuk teliti, tidak abai, dan awas. Kau akan tau sebenarnya; aku mencintaimu dan Aku tidak berbohong.

Puisi Yang Sederhana

Puisi selalu sederhana Yang rumit itu rindunya; boleh tidak, berbalas tidak. Puisi selalu sederhana Yang pelik adalah cintanya; kepada siapa, berbalas tidak. Ah, kadang rindu dan cinta pun sederhana rindu ya rindu saja, cinta ya cinta saja. Sederhana. Tapi; Itu buta namanya.

Mencintai Puisi

Adalah memeluk kenangan pahit             mengasihi rasa sakit             merelakan patah hati             menerima takdir hidup ini Mencintai puisi, adalah mencintai keutuhan dirimu sendiri Selamat hari puisi. 22 Maret 2019.