Postingan

Menampilkan postingan dengan label alasan

Menemukan Alasan Menjadi Guru

Gambar
Do what you love, and love what you do –Ray Bradbury Saya termasuk orang yang setuju dengan quotes di atas. Quotes yang sering saya dengar di televisi maupun saya baca di buku-buku. Melakukan apa yang kita cintai, dan mencintai apa yang kita lakukan. Kehidupan, cita-cita, dan masa depan hanya sesederhana itu kalau kita simpulkan. Saya yakin, seseorang yang berhasil menjalankan pepatah di atas maka ia akan menjadi orang yang bahagia. Lahir dan batinnya.  Dua posting-an saya sebelumnya sudah menceritakan bagaimana saya sampai di titik ini. Titik dimana saya melangkah sebagai perempuan ‘dewasa’. Tidak lagi ada aturan sekolah yang membimbing setiap langkah. Tidak lagi terdengar petuah-petuah guru atau dosen tentang bagaimana menjalani kehidupan. Di sinilah saya sekarang, berjalan menelusuri ladang kehidupan. Lalu apakah saya mendapati ladang yang tepat? Yang telah saya cintai sebelumnya? Dan apakah saya cinta melangkahkan kaki menapaki jengkal demi jengkal dalam ladang itu? ...

Mencari Alasan Untuk Jadi Guru

Gambar
“ Hidup Sekali Hiduplah Yang Berarti” Semasa saya menempuh pendidikan menengah pertama, saya sangat akrab dengan pepatah atau semboyan di atas. Semboyan yang menjadi visi di tempat saya belajar dan selalu dielu-elukan setiap hari. Tapi ya begitu, kala itu saya hanya seorang santri biasa yang kurang paham hakikat makna dari semboyan kami itu. Dibaca dan berlalu begitu saja. Di tahun ketiga sekolah menengah akhir, saya dipusingkan dengan persoalan ‘ mau kuliah dimana dan ambli jurusan apa’. Di sinilah semua bermula. Saya sedang geruntelan di kasur asrama dengan teman-teman sekamar. Kami sedang membicarakan hal yang serius waktu itu. Lebih tepatnya, teman-teman saya sudah sangat serius memikirkan masa depan sedangkan saya sendiri masih bingung, hehe. Salah satu teman saya –yang paling dewasa pemikirannya- bertanya “ kamu pengennya jadi apasih?” saya hanya menjawab dengan ‘hmm’ dan ‘haha hehe’ panjang. Dengan sabar dan telaten, teman saya menjelaskan. “Coba deh, dipikirin mulai s...