Sajak Pengantin
Aku bertemu seorang pengantin Sedang memaut wajahnya di depan cermin Duhai, senyumnya terus terukir Demi kesendirian yang tersingkir Ia hanya diam sambil terus menatap kaca Mungkin lidahnya kelu untuk sekedar bercerita Tentang seberapa bahagianya ia hari itu Tapi lihatlah binar matanya itu Memancarkan bahagia Menyuarakan suka cita