Postingan

Menampilkan postingan dengan label Catatan Perjalanan

Persaudaraan Kapal Fery (1)

Ini cerita kami, anak-anak Timur. Anak-anak rantau yang kembali pulang ke kampung halaman. Adalah Tanah Lohayong, desa kami dan desa nenek moyang kami. Butuh waktu sehari semalam untuk sampai di sana menggunakan kapal laut dari Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sudah menjadi tradisi bagi kami untuk pulang setiap lima tahun sekali. Kami pulang untuk menjalin kembali persaudaraan dan persahabatan. Kami pulang untuk membangun desa kami. Menjadikannya lebih madani. Dengan segenap usaha yang kami miliki. Untuk tiba di kampung halaman ada beberapa alternatif yang dapat ditempuh. Pesawat terbang dari bandara Eltari Kupang menuju bandar udara di Larantuka dengan waktu tempuh 45 menit dengan budget enam ratus ribu rupiah kurang lebih. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan perahu motor selama 1 jam. Jalan lain adalah dengan menaiki kapal laut. Ada beberapa kapal yang dapat dipilih. Kapal besar dengan fasilitas tempat tidur, kapal kecil (Fery) dengan fasilitas yang cukup terbatas ...

Apa Kabarmu, Tuan?

Kalau kau ingat Tuan, kita pernah berada dalam satu kapal. Perjalanan singkat kala itu. Butuh waktu yang cukup lama utuk kita saling bicara. Kau tau, aku tidak mudah ramah dengan orang asing. Kalau bukan karena buku yang kubaca waktu itu -yang ternyata buku kesukaanmu- mungkin tidak ada obrolan panjang sesudahnya. Baiklah Tuan, bagaimana kabarmu kini? Hari ini purnama ketiga setelah pertemuan terakhir kita di dermaga itu. Aku ingat, bagaimana kita terlalu lelah untuk mengucap janji bertemu lain waktu atau bahkan untuk sekedar bertukar nomor telepon. Bagaimana tidak, kita bercerita banyak hal sepanjang perjalanan. Kisahmu, kisahku. Perjalan-perjalananmu, perjalanan-perjalananku. Sungguh, aku menikmatinya. Semoga kau baik. Karena kau orang baik. Tuhan menyayangi orang baik bukan? 180617

Safar.

Safar. 9Itu rumahmu. Kau kenali setiap Alas ubinnya, retak dindingnya Decit pintunya,  dan lagi Temaram lampunya Kau mungkin berjalan Menuju entah, jauh. Kelak pulanglah, karna ia dekat. Rumahmu itu. 170517

Soal Ilmu dan Waktu

Gambar
Soal Ilmu dan Waktu Belajarlah, kelak kau akan tahu mengapa –Fy Masih seputar pengalaman PKL saya di Sekolah Indonesia Johor Bahru, kali ini saya akan bercerita keseruan lain yang tak terlupakan. Selamat membaca dan semoga bermanfaat. J Berkesempatan untuk melaksanakan PKL di SIJB membuat saya belajar banyak hal. Saya rasa, saya menerima lebih banyak dari apa yang mampu saya berikan. Sebagai seorang pengajar, terkadang justru sosok murid yang memberikan pelajaran. Bukan pelajaran eksak tentunya, tapi lebih dari itu. Dan saya berterimaksih kepada pihak sekolah yang senantiasa melibatkan saya dan teman-teman PKL dalam setiap kegiatan sekolah. Seperti membimbing kegiatan ekstrakulikuler misalnya. Di SIJB semua siswa wajib mengikuti kegiatan ekstrakulikuler sesuai minat dan bakat mereka masing-masing. Untuk itu sekolah membuka berbagai macam kegiatan ekstrakulikuler mulai dari menyanyi, menari, menggambar, handcraft, futsal, musik, dan silat. Kamipun segera menentukan pembagi...