Judul: Fitrah Based Education Penulis: Harry Santosa Penerbit: Yayasan Cahaya Mutiara Timur Tahun terbit: 2018 (Cet. 6) Tebal: 432 hlm Reviewer: Fairus Zahidah Buku ini bisa dikatakan sebagai buku yang membuat jatuh hati pada pandangan pertama. Pada bagian depan (cover) nya tertulis beberapa tagline selain judulnya sendiri yang sudah unik. Tagline itu tertulis: “Menjadikan Pendidikan Sejati selaras Fitrah, Misi Hidup, dan Tujuan Hidup " Sebuah Model Pendidikan Peradaban bagi Generasi Peradaban Menuju Peran Peradaban Dan masih dibubuhi dengan kalimat; Panduan Pendidikan Sejati Bagi Ayah Bunda dan Pendidik Bagi orangtua dan siapapun yang bergelut dibidang pendidikan pasti tertarik membaca buku ini. Apa saja isinya? Nah, sebagaimana tersampaikan dari judulnya, buku ini membahas tentang konsep/model pendidikan berbasis fitrah. Mengapa harus berbasis fitrah? Dalam menjelaskannya, penulis lebih dulu memaparkan data-data tentang keadaan pendidikan kita hari...
Tuan, di luar sana orang ramai bicara cinta Soal bagaimana menunggu, juga tentang menyulam rindu Sedang aku di sini ingin bertanya Perihal yang dikata bisa membuat gila Yaa cinta itu Bolehkah kunamai cinta saat pertemuan tak temu percakapan tak bahasa juga seulas senyum yang tak jua terulum /tapi aku mencintaimu/ /pun sangat merindukanmu/ Lalu cinta kah ia ketika nama tak abjad rupa tak wujud juga hadir yang tiada /tapi aku mencintaimu/ /pun mendoakanmu selalu/ ?
"...Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu..." Assalamualaikum, readers! Salah satu kebiasaan saya di pagi hari saat bersiap-siap ke kantor adalah m endengarkan murottal. Berawal dari kebiasaan teman saya di asrama sewaktu SMA yang hobi memutar lagu (K-Pop, western, Indo) di sela-sela aktifitas kami sebelum berangkat sekolah. Entahlah, kebiasaan itu membuat pagi kami lebih semangat, lebih ceria, dan ngaruh aja ke mood belajar hari itu. Sering kali beberapa dari kami request judul lagu dan sing along . Udah kayak radio internal pokoknya hehe . Honestly, semakin ke sini semakin jarang muter lagu, takut aja gitu . Banyak lagu-lagu favorit yang semakin didengar semakin bikin galau ( udah bawaannya mellow, tambah mewek aja ntar ), kalo udah galau suka capek sendiri ujung-ujungnya –emotionally exhausted. Sejak ngerasa gitu , saya berlari ke; Al-Qur’an. Hitung-hitung ihtiar mengingat juga, karena saya pribadi cenderung terbantu jika sering mendengar ay...
Komentar
Posting Komentar